Republika News

PSI Kabupaten Bogor Perkuat Konsolidasi Struktur Menuju Pemilu 2029

PSI Kabupaten Bogor Perkuat Konsolidasi Struktur Menuju Pemilu 2029

Republikanusantara.id, Bogor — Konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029 terus dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Bogor. Jajaran DPW PSI Jawa Barat melakukan monitoring rutin untuk melihat perkembangan struktur organisasi sekaligus memetakan dinamika politik di wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam kunjungan tersebut, DPW PSI Jawa Barat diwakili Ketua Bidang Politik Daddy Palgunadi, Ketua Bapilu Novan, dan Bro Bayu. Mereka bertemu dengan jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten Bogor di kantor DPD.

Pertemuan membahas perkembangan struktur organisasi di enam daerah pemilihan (dapil), termasuk progres pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) hingga tingkat desa dan kelurahan.

Jajaran DPD PSI Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa pembentukan DPRt saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Dari total 435 desa/kelurahan di Kabupaten Bogor, masih terdapat sekitar 59 desa/kelurahan yang belum terbentuk DPRt.

Data mengenai jumlah 435 desa/kelurahan tersebut juga tercatat dalam pemutakhiran data pemilih Kabupaten Bogor yang dilakukan KPU dan diawasi Bawaslu.

Ketua Bidang Politik DPW PSI Jawa Barat Daddy Palgunadi mengatakan, monitoring tersebut merupakan bagian dari konsolidasi organisasi untuk memastikan struktur partai tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga aktif di tengah masyarakat.

“Yang kita lihat bukan hanya angka struktur. Yang lebih penting adalah bagaimana struktur itu hidup, bergerak, dan mempunyai hubungan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Daddy.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPD PSI Kabupaten Bogor juga menyampaikan perkembangan komunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat.

Sejumlah kiai dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), tokoh pesantren, kader partai politik lain, hingga jaringan asosiasi kepala desa disebut mulai melakukan komunikasi dan menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan PSI.

Namun, nama-nama tersebut belum diumumkan kepada publik. Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor juga masih memilih merahasiakan identitas sejumlah tokoh yang disebut tengah melakukan komunikasi dengan partai.

Langkah tersebut dilakukan karena proses komunikasi politik dengan sejumlah tokoh masih berlangsung dan belum seluruhnya berujung pada keputusan maupun deklarasi resmi.

Dalam konsolidasi tersebut, keberadaan Joko Widodo (Jokowi) di PSI turut disebut sebagai salah satu faktor yang meningkatkan perhatian sejumlah tokoh terhadap perkembangan partai di Kabupaten Bogor.

Jokowi sebelumnya telah menyatakan dirinya menjadi bagian dari PSI. Dalam Rakorda DPD PSI Kota Bandung pada September 2026, Jokowi juga menyoroti pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat bawah dan menyebut dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI.

Meski demikian, ketertarikan sejumlah tokoh untuk bergabung dengan PSI di Kabupaten Bogor masih berada dalam tahap komunikasi dan belum seluruhnya menghasilkan deklarasi resmi.

Daddy mengatakan PSI akan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat.

“Siapa pun yang ingin bersama-sama membangun politik yang lebih dekat dengan masyarakat, tentu kita terbuka. Tetapi semuanya harus melalui proses komunikasi dan konsolidasi,” katanya.

Selain melakukan monitoring struktur, DPD PSI Kabupaten Bogor juga tengah mempersiapkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda).

Rakorda tersebut ditargetkan menghadirkan sekitar 1.000 kader yang berasal dari jaringan struktur PSI di 435 desa/kelurahan.

Kegiatan itu dirancang sebagai momentum konsolidasi enam dapil sekaligus memperkuat koordinasi antara DPD, DPC, hingga DPRt.

Jajaran DPD PSI Kabupaten Bogor juga menyampaikan rencana menghadirkan Jokowi dalam kegiatan tersebut. Namun, rencana kehadiran itu masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Dengan progres pembentukan DPRt yang disebut telah mencapai sekitar 85 persen, PSI Kabupaten Bogor masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan pembentukan struktur di sekitar 59 desa/kelurahan.

Bagi DPW PSI Jawa Barat, keberadaan struktur hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi Pemilu 2029.

Monitoring akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan konsolidasi organisasi PSI di Kabupaten Bogor berjalan hingga tingkat paling bawah. (-red)

0 Komentar

Iklan

Type and hit Enter to search

Close