Republika Nusantara, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan harapannya agar seluruh lembaga pendidikan di wilayahnya mampu mencerminkan spirit pendidikan yang sesungguhnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya sebatas proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi ruang pembentukan karakter, nilai, dan kepribadian peserta didik.
Ia menilai bahwa lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, dan kemandirian.
Oleh karena itu, sekolah diharapkan tidak semata-mata berorientasi pada capaian akademik, melainkan juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan kondisi masyarakat.
Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya menghadirkan suasana belajar yang lebih humanis dan kontekstual sebagaimana di kutip dari akun medsosnya, pada Rabu (1/4/2026).
Ia ingin agar proses pendidikan mampu menyentuh realitas kehidupan sehari-hari, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Selain itu, ia mendorong para pendidik untuk menjadi teladan yang baik bagi peserta didik.
Guru dinilai memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan sikap siswa, sehingga pendekatan yang digunakan harus mampu menginspirasi dan membangun semangat belajar.
Dengan semangat tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap sistem pendidikan yang berjalan dapat melahirkan generasi unggul yang tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga memiliki akar nilai yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat. (Bd20)

0 Komentar